Tempat Tidur...Dulu vs Sekarang
16 Februari 2010
Membaca judul diatas, tentu langsung terbayang dan teringat model-modelnya masa-masa kecil atau orang tua kita dahulu diera sebelum tahun 80-an. Pilihan ranjang yang ditawarkan saat itupun masih sebatas ranjang klasik dengan bahan kayu yang banyak menggunakan ornamen profil sebagai ciri khasnya. Dahulu, penataannya hanya berfungsi sebagai tempat tidur saja tanpa mengakomodasikan kegiatan lain. Konvensional dan tidak flesibel. Perabot yang digunakan sebatas sebagai tempat istirahat, ranjang, kasur, penutup kasur (sprei).
Sejalan dengan perkembangan gaya hidup modern, makin terbatas lahan dan mahalnya bahan kayu, mendorong penataan masa kini menjadi lebih variatif. Sebagai area pribadi dan paling spesial, penerapan desainnya dibuat compact. Penataan modern dipenuhi fasilitas yang dapat mengakomodasi aktivitas penggunanya, tanpa mengedepankan fungsinya sebagai tempat berisitirahat.
Kebutuhan terhadap tempat tidur bagi setiap orang bisa jadi berbeda-beda. Ada yang mengkhususkannya hanya untuk tidur saja. Ada pula yang menjadikannya sebagai area bercengkerama, berdiskusi, membaca buku, menonton TV bahkan area kerja.
Selain faktor kebutuhan, faktor pengguna dan karakter jiwa juga berpengaruh terhadap desainnya. Sebagai contoh tempat tidur untuk suami istri, single ataupun anak-anak tidaklah sama. Juga desain bagi orang berkarakter simpel minimalis berbeda dengan orang berkarakter ceria atau berkarakter glamor. Meskipun begitu, unsur kenyamanan dan ketenangan tetap menjadi prioritas utama dalam penataan tempat tidur.
Baca juga
Tidur nyaman dengan pilihan bantal yang tepat.
Spreibed: Mohon Maaf Lahir dan Batin
Sprei Putih - Sprei Dobby
Sprei katun Jepang (231 - 232)
Beli Sprei Gratis Handuk

